Simulasi Nyata: Korea vs Australia, Berapa Tabungan Setelah 3 Tahun?

Dengan asumsi realistis, pekerja Indonesia bisa menabung lebih stabil di Korea, tetapi Australia punya potensi lebih tinggi.

2026-03-30 13:43

Jika dibandingkan berdasarkan hasil akhir setelah tiga tahun, perbedaan antara bekerja di Korea Selatan dan Australia menjadi lebih jelas. Dengan asumsi rata-rata, pekerja di Korea bisa menabung sekitar 1,7 juta rupiah per bulan, sementara di Australia sekitar 1,5 juta rupiah setelah biaya hidup.

Dalam satu tahun, angka tersebut setara dengan sekitar 20 juta rupiah di Korea dan 18 juta rupiah di Australia. Jika dikalikan selama tiga tahun, total tabungan di Korea bisa mencapai sekitar 60 juta rupiah, sedangkan di Australia berada di kisaran 50 jutaan rupiah.

Namun, angka ini bukan hasil yang mutlak. Di Korea, sistem kerja yang stabil dengan biaya hidup rendah membuat hasil tabungan relatif konsisten. Sementara itu di Australia, penghasilan dan pengeluaran sangat bergantung pada kondisi pekerjaan, lokasi, dan gaya hidup.

Dalam skenario terbaik, pekerja di Australia bisa menabung jauh lebih besar jika mendapatkan pekerjaan dengan jam kerja tinggi atau fasilitas tambahan. Sebaliknya, jika pengeluaran tidak terkontrol, tabungan bisa jauh lebih kecil dibandingkan Korea.

Kesimpulannya, Korea unggul dalam stabilitas dan kepastian hasil, sementara Australia menawarkan potensi yang lebih besar tetapi dengan risiko yang lebih tinggi. Pilihan terbaik bergantung pada apakah seseorang lebih mengutamakan keamanan atau peluang keuntungan maksimal.